light_mode
light_mode

PP Mushida Hadirkan Webinar Tentang Menjaga Sakralitas Pernikahan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(mushida.org), Allah SWT menciptakan manusia berpasang-pasangan dan memuliakannya melalui pernikahan yang sakral yang syariatnya diatur oleh Al-Quran dan sunnah. Agar ketenteraman dan kasih sayang lahir di antara keduanya.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar Ruum: 21)

Tapi dalam realitasnya saat ini, marak terjadi di tengah-tengah masyarakat kita, syariat pernikahan dirusak sedemikian rupa melalui berbagai cara. Mulai dari pernikahan beda agama, pernikahan sesama jenis, pernikahan kontrak bahkan meniadakan pernikahan dan lebih memilih perzinahan. Mereka menjadikannya gaya hidup bahkan dikampanyekan secara massif melalui media-media sosial. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk dan dapat merusak tatanan kehidupan beragama, sosial masyarakat dan mengancam keberlangsungan kehidupan.

Dalam rangka menguatkan syiar tentang pemahaman pernikahan yang sesuai syariat, Departemen Hubungan Antar Lembaga PP Muslimat Hidayatullah bekerja sama dengan Baitul Maal Hidayatullah menghadirkan Webinar Kajian Ukhuwah Muslimat Hidayatullah yang bertajuk “Ketika Sakralitas Pernikahan Ternodai” pada 27/08/2022.

Dalam pengantarnya, Ketua Majelis Penasihat Mushida, Sabriati Aziz mengatakan bahwa sebagai salah satu jatidiri Hidayatullah, selalu bersinergi dengan organisasi lain untuk mengokohkan keluarga. Kegiatan ini diadakan sebagai wadah silaturahmi antar organisasi.

“Segala sesuatu yang disyariatkan Allah mengandung kebaikan untuk hamba-Nya. Pernikahan adalah sunnah Rasulullah untuk membangun keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, wa rahmah,” tuturnya.

Beliau mengajak untuk bersama membangun, menguatkan, membentengi keluarga dari hal-hal yang dapat menodai dan merusak keluarga.

Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist, pernikahan disebut dengan berasal dari kata an-nikaah dan azzawaj yang memiliki arti melalui atau berjalan di atas. Di sisi lain, nikah juga berasal dari istilah adh-dhammu, yang memiliki arti merangkum, menyatukan dan mengumpulkan serta sikap yang ramah. 

“Manfaat pernikahan yaitu memelihara nasab dan menyingkirkan bisikan syahwat. Sedangkan tujuan pernikahan yaitu menjaga diri dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bangun generasi muslim dan kelangsungan hidup umat manusia,” urai Ketua Umum PP Mushida ini.

“Mengapa pernikahan menjadi ternoda?” tanyanya kepada peserta yang hadir. “Karena mereka tidak paham mitsaqon ghalizhan dalam pernikahan. Mitsaqan galizhan ialah perjanjian yang agung, yang tidak sepantasnya dinodai.”

Terdapat tiga ayat tentang mitsaqan galizhan dalam Al-Qur’an, yaitu pernikahan, perjanjian dengan Bani Israil, dan perjanjian dengan ulul azmi.

Pernikahan juga dapat ternodai karena perhatian teralihkan hanya fokus dengan urusan rumah tangga, tidak mendawamkan dzikir pagi dan petang, tidak memberi kesempatan sedikitpun kepada akal dan hati untuk memikirkan akhirat.

Dalam Tafsir jalaluddin As-Suyuthi, mitsaq artinya penguatan dan penegasan, sedangkan ghalizhan ialah kuat, berat, dan kokoh.

“Untuk itu, sebagai seorang muslim wajib menjaga kesakralan pernikahan dengan menjaga aib keluarga, menjaga kepercayaan pasangan, senantiasa mendekatkan diri kepada Allah, dan membentengi keluarga dari hal-hal yang dapat merusaknya,” pungkasnya.

Selain dihadiri oleh pengurus maupun anggota Muslimat Hidayatullah di berbagai provinsi di Indonesia, kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus, anggota dari organisasi wanita lainnya seperti PB Wanita Al-Irsyad, Muslimat Al-Ittihadiyah, PII Wati, Majelis Taklim Al-Mujahidin Jawa Tengah, dan Muslimat Al-Washliyah.

“Semoga kegiatan ini dapat membangun silaturahmi, jejaring kelembagaan dengan organisasi eksternal serta dapat menguatkan kembali pemahaman akan pentingnya menjaga kesakralan pernikahan sesuai syariat,” tutur Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga PP Mushida, Wulan Sari.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Dr. Suriandi Sudi menjadi narasumber dalam webinar Series ketiga Muslimat Hidayatullah yang diadakan pada hari Sabtu, 5 Desember 2020. Bersama dengan Dr. (Cand.) Reny Susilowati, M.Pd.I (Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah), beliau membahas tema “Meneguhkan Integritas Muslimah demi Tegaknya Peradaban Islam.” Webinar tersebut disaksikan oleh setidaknya dua […]

  • Program Anak Edukatif Pekanan Annisa Muslimat Hidayatullah Depok

    Program Anak Edukatif Pekanan Annisa Muslimat Hidayatullah Depok

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Departemen Annisa PD Muslimat Hidayatullah Depok secara rutin menggelar kegiatan edukasi untuk anak-anak yang dibuka untuk untuk umum. Kegiatan ini digelar setiap hari Ahad pukul 09:00 WIB sampai dengan selesai. Adapun kegiatannya bermacam-macam. Ada pembelajaran kisah-kisah Nabi, jejak Rasul, dan lain sebagainya. Juga tak jarang menggelar kegiatan simulasi edukatif kepada para peserta yang […]

  • Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    ACEH UTARA – Semangat konsolidasi dan penguatan peran organisasi terus digaungkan oleh Muslimat Hidayatullah Aceh melalui pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar pada 14–15 Mei 2026/27–28 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari Pengurus Daerah, di antaranya PD Aceh Besar, PD Aceh Utara, dan PD Aceh Tenggara. Rakerwil tersebut menjadi forum […]

  • Muslimah WAH!

    Muslimah WAH!

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BELUM lama ini saya menemukan sebuah artikel di internet. Artikel tersebut mengulas tentang peran wanita dalam dunia kerja. Artikel yang berjudul “11 Alasan Sah Kenapa Cewek Perlu Bekerja, Bukan Cuma Jadi Ibu Rumah Tangga” cukup menggelitik. Setidaknya ada beberapa poin yang menurut saya menarik dicermati. Diantaranya disebutkan bahwa budaya kita masih kental dengan patriarki, yaitu […]

  • Ideasi Berbasis Design Thinking Leadership Training Talenta Muda Muslimat Hidayatullah

    Ideasi Berbasis Design Thinking Leadership Training Talenta Muda Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Ideasi adalah tahapan penting untuk menghasilkan dan mengembangkan ide-ide kreatif. Ideasi memanfaatkan pengetahuan, pengalaman, dan kreativitas kolektif individu di semua tingkatan organisasi. Melihat kondisi lingkungan buruk, dan banyaknya sampah di mana-mana. Untuk itu, harus ada solusi dalam menangani masalah tersebut. Salah satunya dengan cara menginstegrasikan aspek sosial dalam design thinking. Design thinking ialah […]

  • Peduli Gizi Keluarga, PP Mushida Selengarakan Seminar Kesehatan

    Peduli Gizi Keluarga, PP Mushida Selengarakan Seminar Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Peran seorang ibu memiliki pengaruh besar dalam ketahanan keluarga. Ibu sebagai pendidik, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai manajer, dan lain sebagainya. Pemahaman akan pentingnya keseimbangan gizi keluarga juga menjadi salah satu faktor penentu ketahanan keluarga. Dengan berdasarkan latar belakang tersebut, Muslimat Hidayatullah menggelar acara Kajian Ukhuwah dengan mengusung tema “Peran Kesehatan dan Gizi Keluarga Dalam […]

expand_less